Dosen Sastra UNJ Berbagi Trik Singkat Menulis Artikel Ilmiah untuk Pustakawan

Penulisan karya ilmiah bagi pustakawan sudah menjadi kegiatan yang rutin dilakukan sebagai pemenuhan angka kredit. Dari hal tersebut maka Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan Nasional (Pusdiklat Perpusnas) mengadakan sebuah diskusi tentang penulisan artikel ilmiah yang dipaparkan oleh Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jurusan Sastra Indonesia, Irsyad Ridho. Diskusi ini diselenggarakan pada Kamis (11/02/2021) secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting.

Dikutip dari laman website perpusnas.go.id dalam paparannya Irsyad menjelaskan secara singkat, padat, dan lugas mengenai cara penulisan artikel ilmiah. “Kalo ingin menulis maka langkah pertama ya menulis,” tegas Irsyad.

Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa ada tujuh hal mendasar dalam proses penulisan artikel ilmiah yang harus diperhatikan. Antara lain, buat dokumen di PC/laptop/tablet dengan judul “Ide Artikel Ilmiah”, kemudian cari artikel baik melalui internet maupun perpustakaan. Selanjutnya, lakukan tinjauan pustaka dengan menganalisis dan mengkritik artikel yang sudah dikumpulkan.

Pertajam argumentasi teoritis dan metodologi dari persoalan yang hendak dibahas dalam artikel ilmiah. Lalu, uraikan pembahasan tersebut secara sistematis dari kerangka pikir yang ingin dituangkan.

Untuk menyelesaikan penulisan artikel ilmiah, dibutuhkan proses akhir yang sangat penting yakni membangun argumentasi pada pendahuluan dan mematuhi aturan pengutipan atau penulisan sumber acuan. Kedua proses ini lebih menitikberatkan pada masalah teknis dalam proses penulisan sebuah artikel ilmiah.

Kegiatan diskusi yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh 450 peserta da berlangsung secara sangat interaktif. Dari diskusi ini terkumpul banyak pertanyaan untuk Dosen UNJ Jurusan Sastra Indonesia tersebut. Salah satu yang menarik datang dari Eka Priyanto, “Saya ingin tahu apakah pengutipan artikel dalam bahasa Inggris atau bahasa asing harus diterjemahkan?” tanyanya. Menjawab pertanyaan tersebut, Irsyad menyarankan Eka untuk mencari referensi atau menulisnya langsung dengan bahasa asli dari kutipan yang ingin digunakan.

Reporter: Arie Zani Purnomo

Repost: andripranata 17/2/21

About admin

Check Also

Rencanakan Workshop NPP dan Diklat Calon Kepala Perpustakaan, Bidang P3KM lakukan Rapat Konsultasi Staf dengan Kepala DPKD Kaltim

Samarinda – Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (P3KM) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *