PERPUSNAS RI BERIKAN ARAHAN PENYEMPURNAAN DATA KEBUTUHAN ANJAB/ABK PUSTAKWAN DPKD PROV. KALTIM

Sebuah tantangan yang dihadapi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov. Kaltim kususnya terkait permasalahan jenjang Pustakawan jabatan ahli Muda dan Madya mengalami kendala saat mau naik pangkat dikarenakan formasi yang ada tidak tersedia. Seperti yang disampaikan oleh Kadis DPKD Prov. Kaltim Drs. H. Elto, M.Si, bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Biro Organisasi dan BKD Prov. Kaltim untuk mencari solusi. Belum adanya kesepahaman, sehingga dilakukan perhitungan ulang agar perhitungannya sesuai dengan Perka BKN Nomor 26 tahun 2017.

Dalam kesempatan rapat Virtual yang digelar pada tanggal 26 Februari 2021 dengan ibu Opong Sumiati (Kepala Pusat Pengembangan Pustakawan Perpustakaan Nasional RI) dan Yudho Widiatmono, S. I.Kom (koordinator Pembina Karier Pustakawan Perpustakaan Nasional RI) dan dari DPKD menghadirkan Pustakawan dan Pejabat Struktural dan beberapa Pustakawan. Ibu Opong memberikan arahan, bahwa dalam penyusunan formasi dilakukan secara professional mengingat jabatan fungsional pustakawan memiliki kompetensi tertentu baru bisa diangkat dalam jabatan fungsional pustakawan. Dalam permohonan formasi yang kita usulkan diharapkan jangan terlalu memaksa atau emosi, karena disini kita yang meminta dan perlu, jadi antar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov. Kaltim dan Perpustakaan Nasional harus satu bahasa.

Ada 3 hal permasalahan utama yang dihadapi yaitu :

  1. Profesionalisme Pustakawan belum sesuai harapan, dimana Kaltim hanya baru 1 orang memilik Pustakawan yang sudah sertifikasi.
  2. Sebagian besar pustakawan hanya mengelola dokumen konten klasifikasi, katalogisasi dsb, pengembangan profesi dan pengembangan pustakawan masih minim.
  3. Perpustakaan sekolah yang berjumlah 1.300 perpustakaan dari 2.775 perpustakaan yang ada di Kaltim, kondisi pengelola perpustakaan sekolah dan tenaga pengelolanya adalag guru.

Menurut Pak Yudho formasi Anjab/ABK dihitung 5 tahun kedepan, (Proyeksinya) karena ada yang purnatugas(pensiun), naik pamgkat atau jabatan maupun perubahan posisi pegawai. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov. Kaltim dalam hal perhitungan anjab/ABK sebaiknya mengandeng Biro Organisasi.

(Sabariah 25/02/2021)

About admin

Check Also

DPKD Kaltim Siapkan Sudut Baca di Gedung Depo Arsip Prov. Kaltim

Samarinda – Dalam rangka memasyarakatkan budaya dan gemar membaca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *