Bimbingan Pengolahan Bahan Pustaka, Peserta Magang Perpustakaan SMK Negeri 2 Samarinda

Samarinda – Perpustakaan memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan khasanah budaya bangsa hasil pemikiran manusia yang dituangkan dalam bentuk media cetak maupun non cetak.

Keberadaan perpustakaan bagi masyarakat sekarang ini dirasa sangat penting, utamanya terkait dengan proses belajar mengajar. Sejak manusia mulai bisa membaca hingga memasuki bangku sekolah sampai bekerja, dalam pemikiran umum  perpustakaan selalu dikaitkan dengan buku, sedangkan buku dikaitkan dengan  kegiatan belajar, baik belajar di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Namun pada intinya adalah bahwa berbagai jenis perpustakaan semuanya memerlukan pengolahan bahan pustaka (baca: buku) dengan manajemen yang baik. Dengan pengelolaan perpustakaan yang tersistem menjadi hal pokok yang harus dikuasai oleh para pengelola/pustakawan tersebut.  

Sebagaimana tertuang dalam Undang-undang RI No.20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional pasal 54 menjelaskan, bahwa peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasi, pengusaha dan organisasi masyarakat, dimana perpustakaan termasuk salah satu unsur penting terselanggaranya kegiatan pendidikan tersebut.

Oleh karena itu keberadaan perpustakaan sekolah sangat berperan, baik di lingungan sekolah maupun di masyarakat pedesaan untuk memajukan bangsa terutama dalam menyebar luaskan informasi dan cakrawala pendidikan. Dalam hal ini, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Samarinda mengutus dua orang pengelola perpustakaan untuk magang pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Timur sejak tanggal 8 hingga 15 Maret 2021. Sebagai pembina semua jenis perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Timur melayani permohonan magang dari perbagai instansi untuk belajar pengelolaan perpustakaan.

Adapun materi yang disampaikan pada magang pengelolaan perpustakaan meliputi, pengantar perpustakaan, pengembangan koleksi, pengorganisasian koleksi yang mencakup katalogisasi dan klasifikasi, kelengkapan bahan pustaka dan pengantar layanan.

Sistem pengolahan bahan pustaka berdasarkan sistem yang standar sesuai aturan/pedoman yang telah dibakukan, yaitu menggunakan pedoman Anglo American Cataloging Rules 2nd edition (AACR2) sebagai pedoman dalam pembuatan katalog bahan pustaka, maupun menggunakan Dewey Decimal Clasification (DDC) sebagai pedoman dalam menentukan klasifikasi atau pengelompokan bahan pustaka, juga menggunakan Daftar Tajuk Subjek (TS) yang dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional RI untuk menentukan subjek suatu bahan pustaka.

[Kusiatun, 10/3/21]

About admin

Check Also

Rencanakan Workshop NPP dan Diklat Calon Kepala Perpustakaan, Bidang P3KM lakukan Rapat Konsultasi Staf dengan Kepala DPKD Kaltim

Samarinda – Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (P3KM) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *