PEMBINAAN PERPUSTAKAAN DIARAHKAN PADA PENERAPAN S.N.P. DAN AKREDITASI PERPUSTAKAAN

Balikpapan – Kegiatan pembinaan semua jenis perpustakaan yang diarahkan pada penerapan Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dan Akreditasi Perpustakaan merupakan salah satu 1 poin penting yang menjadi arah kebijakan nasional terkait akreditasi perpustakaan. Hal tersebut disampaikan oleh Drs. Supriyanto, M.Si selaku Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI saat menjadi narasumber pada kegiatan Rakorda Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimanatan Timur pada Selasa (16/3/2021) di Grand Jatra Balikpapan kaltim.

Dalam kesempatan tersebut Drs. Supriyanto, M.Si memaparkan materi dengan judul “Kiat Sukses Menghadapi Akreditasi Perpustakaan” sesuai dengan tema Rakorda Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov. Kaltim Tahun 2021 yaitu “Sinkronasi dan Koordinasi Program Akreditasi dan Sertifikasi Perpustakaan dan Kearsipan Dalam Rangka Mewujudkan Penyelenggaraan Perpustakaan dan Kearsipan Yang Berkualitas.”

Dalam pemaparannya beliau mengungkapkan beberapa permasalahan umum yang mempengaruhi rendahnya akreditasi perpustakaan di seluruh Indonesia , diantaranya :

  1. Terbatasnya jumlah SDM perpustakaan  yang  kompeten dan profesional  
  2. Keterbatasan  Anggaran  Perpustakaan
  3. Masih rendahnya pemahaman arti dan manfaat penerapan standar SNP dan akreditasi perpustakaan
  4. Tingginya frekuensi perputaran pimpinan perpustaakaan daerah (selaku pembina) sehingga kurangnya perhatian/komitmen pimpinan dalam hal pengembangan perpustakaan berbasis SNP.

Terkait hal tersebut Supriyanto menyampaikan bahwa, Perpusnas RI telah merumuskan 6 poin kebijakan berskala nasional dalam hal akreditasi perpustakaan, sebagai berikut :

  1. Program dan kegiatan pembinaan semua jenis perpustakaan diarahkan pada penerapan SNP dan Akreditasi Perpustakaan
  2. Menambah jumlah Asesor – Diklat Asesor melibatkan Perpustakaan Provinsi
  3. Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan
  4. Bimbingan Self Asesment Perpustakaan
  5. Menambah jumlah perpustakaan yang akan dinilai per tahun
  6. Monitoring

Lebih lanjut beliau menyampaikan, Perpusnas memiliki strategi yang diambil untuk percepatan kegiatan akreditasi perpustakaan adalah dengan mengintensifkan koordinasi dengan Dinas Perpustakaan Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk pelaksanaan visitasi akreditasi, termasuk melakukan sosialisasi akreditasi di pusat maupun di daerah. Hal yang penting juga adalah menjalin jejaring kerja sama dengan Organisasi Profesi bidang perpustakaan untuk sosialisasi dan pelaksanaan akreditasi.

Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak seluruh pihak terkait termasuk para pengambil kebijakan agar dapat memberi perhatian, saling bersinergi dan memberi dukungan agar dapat terselenggaranya akreditasi perpustakaan yang maksimal sesuai dengan penerapan Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

(andri, 19/3/2021)

About admin

Check Also

PERPUSTAKAAN MERCUSUAR KOTA BONTANG JUARA 1 PERPUSTAKAAN TERBAIK DESA KELURAHAN TINGKAT PROVINSI KALTIM TAHUN 2021

Samarinda – Perpustakaan Mercusuar Keluarahan Lok Tuan Kota Bontang, adalah Perpustakaan Kelurahan yang menjadi binaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *