Perpusnas RI dan ANTARA Gelar Talk Show “Integrasi Penguatan Sisi Hulu dan Hilir Budaya Literasi”

Jakarta – Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) dan Kantor Berita ANTARA merayakan hari ulang tahun Perpusnas ke-41 dengan mengadakan Talkshow Perpustakaan Nasional RI: Integrasi Penguatan Sisi Hulu dan Hilir Budaya Literasi dalam Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial pada Senin (17/5) secara daring.

Talkshow ditayangkan secara langsung melalui kanal Youtube ANTARA TV Indonesia, kanal Youtube Perpustakaan Nasional RI tersebut dilaksanakan dengan dua orang pembicara, yaitu Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando dan Anggota Komisi X DPR RI Putra Nababan.

Pada acara tersebut, Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando menekankan pentingnya integrasi penguatan peran dari sisi hulu untuk menolong sisi hilir. Sisi hulu yang dimaksud adalah peran negara, peran akademisi perguruan tinggi, peran pengarang dan penerbit buku sesuai kebutuhan masyarakat, kebijakan distribusi buku sampai di pelosok desa terutama di luar Jawa, kebijakan kecukupan rasio buku dengan jumlah penduduk sesuai standar UNESCO yaitu 1 buku : 1 orang, dan kebijakan formasi tenaga pustakawan untuk semua jenis perpustakaan. Sedangkan sisi hilir yang dimaksud adalah rendahnya budaya baca dan rendahnya indeks literasi.

Syarif menyayangkan kurangnya buku yang tersedia untuk masyarakat dibandingkan kebutuhan yang ada di lapangan. “Hanya kurang lebih 30 juta orang Indonesia yang familiar dengan digital, artinya 240 juta orang yang sangat membutuhkan buku-buku bacaan langsung,” ujar Syarif.

Anggota Komisi X DPR RI Putra Nababan mengapresiasi peran Perpusnas dalam menjadi sumber bacaan digital di masa pandemi. “Bangsa Indonesia merasakan betul investasi dan kerja keras yang dilakukan Perpusnas ketika pandemi saat ini. Ketika Perpustakaan Nasional giat-giatnya melakukan digitalisasi sejak 2015, di saat pandemi itu kita nikmati,” ujar Putra.

Pada kesempatan tersebut Putra Nababan berharap dan meminta agar konsistensi inovasi yang dilakukan oleh Perpusnas RI di masa pandemi dapat ditingkatkan.

Beliau juga menekankan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan adanya peningkatan literasi meskipun sedikit, ketika masyarakat ada di rumah dan tidak bisa mengakses buku dan pemerintah memberikan bantuan subsidi pulsa kepada murid, mahasiswa, dosen dan guru untuk menikmati fasilitas Perpusnas. 

(andri, 18/05/2021)

About admin

Check Also

Layana Perpustakaan Keliling Pustaka Anak Bangsa

Samarinda – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Prov.Kaltim melaksanakan program layanan Perpustakaan Keliling Pustaka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *